Selasa, 14 Oktober 2014

DAMPAK POSITIF TEKNOLOGI TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI



Hai blogger, jumpa lagi pada postinganku yang baru. Hmm udah masuk semester ke -3 nih, tugas makin hari makin banyak dan mendaki. Tapi tak apalah, tetap dijalani dan yang paling penting tetap FIGHTING!! ok guys, tanpa panjang x lebar lagi, nih aku postingin tugasku dari matkul prespektif global tentang prespektif global dilihat dari sudut pandang positif transportasi dan komunikasi. Cekidooooooooooooooooottttttttt.................

Rumusan Masalah:
ü  Mengenai Prespektif Global dilihat dari sudat pandang transportasi dan komunikasi.
ü  Melihat dampak positifnya dan contoh konkritnya.
 


DAMPAK POSITIF PENGGUNAAN TRANSPORTASI DI ERA MODERN

            Alat transportasi merupakan salah satu alat yang berperan penting dalam kehidupan manusia terutama untuk mempermudah perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya. Dahulu alat transportasi yang digunakan banyak memanfaatkan tenaga dari hewan. Misalnya tenaga kuda,  sapi, keledai, dan kerbau.
            Biasanya hewan-hewan tersebut akan menarik gerobak atau kereta kecil yang bisa ditumpangi. Zaman terus maju dan alat transportasiipun semakin canggih dengan teknologi yang semakin canggih pula. Maka lahirlah alat transportasi modern seperti yang kita ketahui dan gunakan saat ini.
            Dengan diterapkannya ilmu pengetahuan alam dan teknologi modern,orang dapat membuat sarana transportasi,misalnya sepeda motor,mobil,bus,kereta api,kapal laut,pesawat terbang,dan lain-lain. Sarana transportasi tersebut sangat efektif dan efisien daripada memakai alat transportasi pada zaman dulu, misalnya kuda, naik kereta kuda, atau kapal layar.
            Setiap kemajuan teknologi tentunya membawa beberapa dampak positif yang bermanfaat bagi banyak orang dan aneka kebutuhan mobilitas masing-masing. Berikut dampak positif dari alat transportasi adalah sebagai berikut :

1.      Mempermudah Serta Mempercepat Perjalanan Seseorang  Dari Satu Tempat Ke Tempat Lainnya.
            Dengan menggunakan alat transportasi modern, Jarak antara tempat A dan tempat B dapat ditempuh dengan cepat dan mudah. Contohnya dengan mobil ataupun motor. Dengan adanya alat transportasi modern yang telah disebutkan, jarak antara rumah dan sekolah bisa ditempuh dengan waktu beberapa menit saja. Dahulu jarak rumah dan sekolah bisa ditempuh selama berjam-jam dengan berjalan kaki, kini dengan adanya alat transportasi modern, jarak kedua tempat tersebut bisa ditempuh dengan waktu yang singkat dan sangat mudah.

2.      Membantu Dalam Pendistribusian Berbagai Jenis Barang, Baik Milik Pribadi, Perusahaan Dalam Dan Luar Negeri.
            Dengan menggunakan alat transportasi modern, pengiriman barang menjadi lebih mudah dan cepat sampai di tempat tujuan. Contohnya pengiriman barang dari satu negara ke negara lain. Dahulu butuh waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan untuk mengirimkan sebuah atau beberapa barang dari satu negara ke negara lain menggunakan kapal laut sederhana. Kini dengan adanya pesawat terbang, pengiriman barang tersebut akan sangat cepat dan kilat (hanya beberapa hari saja) dari negara satu ke negara lainnya.


3.      Daerah Itu Menjadi Lebih Terkenal, Baik Di Kalangan Daerah, Negara Maupun Internasional (Pariwisata)
            Dahulu tempat-tempat menarik hanya menjadi impian semata untuk menuju atau pergi kesana karena kendala jarak yang jauh dan juga butuh waktu yang lama untuk sampai kesana dan juga faktor-faktor lain yang dapat menghambatnya menuju kesana. Dengan menggunakan alat transportasi modern, misalnya pesawat terbang, kereta api ataupun kapal cepat, perjalanan menuju tempat-tempat yang menarikpun akan jauh lebih cepat, terasa dekat dan jauh lebih menyenangkan dan juga efisien waktu maupun tenaga. Contohnya jika kita ingin pergi dari malang menuju kota paris, perancis untuk berwisata. Dengan menggunakan pesawa terbang, perjalanan akan menjadi lebih singkat dan tak menguras tenaga yang berlebihan. Dan karena alat transportasi modernpun, tempat-tempat menarik akan banyak dikunjungi para pelancong-pelancong, baik lokal maupun internasional hingga tempat tersebut menjadi tempat pariwisata karena mudahnya akses menuju kesana.

4.      Bisa Menjadi Peluang Usaha Misalnya Membuat Produk Alat Transportasi, Menyewakan Alat Transportasi Dan Peluang Usaha Lainnya, Sehingga Dapat Memperkecil Angka Pengangguran.  
            Dengan adanya transportasi modern, dapat membuka berbagai bentuk peluang usaha. Contohnya seperti di daerah Bali. Di Bali ada penyewaan kendaraan bermotor untuk digunakan para wisatawan untuk berkeliling-keliling Pulau Bali. Dan dari penyewaan tersebut, dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat Bali. Contoh lain adalah seperti di Jerman. Di negara tersebut banyak industri-industri pembuatan alat transportasi modern. Dan dari industri-industri tersebut, banyak perekrutan tenaga kerja untuk dijadikan karyawan perusahaan pembuatan alat transportasi modern.

5.      Jarak  Antar Satu Tempat Dengan Tempat Lain Semakin Dekat
            Dengan menggunakan alat transportasi modern, jarak tempat A dan Tempat B akan terasa semakin dekat. Contohnya jarak antara Kota Malang-Jakarta akan semakin dekat dengan menggunakan alat transportasi semisal kereta api. Dengan menggunakan Kereta Api, Perjalanan Malang-Jakarta akan dapat ditempuh dengan hanya beberapa jam saja dan karena itu, jarak antara Malang-Jakarta akan terasa lebih dekat. Bandingkan dengan dahulu yang menggunakan alat transportasi kuno semisal cikar ataupun kuda, jarak antara Malang-Jakarta akan terasa lebih jauh dan sangat melelahkan.

6.      Perjalanan Menjadi Lebih Efisien Dengan Menggunakan Kendaraan Modern
            Dengan menggunakan alat transportasi modern, jarak tempat A dengan tempat B akan ditempuh dengan cepat dan lebih efisien. Contohnya jarak antara rumah dan sekolah, sekolah dengan kantor lembaga, kantor lembaga dengan pasar, dan dari pasar menuju rumah akan lebih cepat dan efisien bila menggunakan alat transportasi modern semisal mobil atau motor. Karena cepat dan lebih efisien waktu. Bandingkan dengan tempo dulu, akan memakan waktu seharian diperjalanan dengan jalan kaki untuk menjangkau tempat-tempat tersebut. Dengan mengendarai motor atau mobil, akan lebih cepat dan mempersingkat waktu juga tidak terlalu menguras tenaga yang berlebihan.































DAMPAK POSITIF PENGGUNAAN ALAT ATAU LAYANAN KOMUNIKASI MODERN.

Dahulu berkomunikasi bisa melalui pembicaraan, intonasi gerak tubuh dan komunikasi jarak jauh yang menggunakan surat. Dan dari semua komunikasi-komunikasi tersebut akan terasa tidak efisien dan membutuhkan proses. Terutama penyampaian pesan melalui surat. Akan jauh lebih lama dan memakan waktu yang tidak sedikit.
            Zaman semakin maju dan berubah. Dahulu yang berkirim pesan melalui surat, kini dengan perubahan zaman dapat mengirim surat melalui SMS, email yang dapat sampai ketujuan dengan hanya beberapa detik saja.
Teknologi komunikasi saat ini telah masuk dalam era digital dimana semua informasi dapat di akses menggunakan perangkat teknologi. Pengertian teknologi sendiri adalah sarana yang diperlukan untuk melangsungkan kehidupan manusia. Inovasi dan fungsi baru dalam teknologi komunikasi kini mempengaruhi dalam perkembangan teknologi komunikasi. Inovasi sendiri diciptakan dalam teknologi  untuk memberikan dampak positif dan memberi banyak kemudahan bagi aktifitas manusia. Jenis pekerjaan yang dulunya hanya dapat di kerjakan menggunakan fisik kini dapat di kejakan menggunakan perangkat teknologi. Munculnya teknologi  komunikasi dan informasi membawa dampak positif. Dan berikut dampak positifnya :

1.      Akan Lebih Cepat Mendapatkan Informasi- Informasi Yang Akurat Dan Terbaru Di Bumi Bagian Manapun Melalui Internet.
             Dengan adanya internet, informasi-informasi dari manapun dapat diakses juga dapat dipelajari. Dangan memasukkan kata kunci, maka akan muncul beberapa informasi yang berkaitan dengan kata kunci yang dimasukkan tadi dan dari itu pula kita dapat mencari dan menerima infoemasi secara cepat dan efisien. Contohnya yahoo ataupun google. Dengan adanya alat telusur tersebut, kita dapat mencari informasi dengan sangat mudah tanpa harus membeli media massa ataupun bersusah susah mencari-cari di buku.

2.      Kita Dapat Berkomunikasi Dengan Teman, Maupun Keluarga Yang Sangat Jauh Hanya Dengan Melalui Handphone
            Dengan adanya handphone dan sistem jaringan yang mendukungnya, berkomunikasi dengan keluarga atau kerabat akan lebih cepat dan efisien. Contohnya dengan telepon atau dengan menggunakan pesan singkat seperti SMS. Dengan media yang telah disebutkan tadi, berkomunikasi akan jauh lebih mudah tanpa harus membuang waktu dan finansial yang berlebih. Kita dapat menanyakan kabar ataupun keberadaan dengan jauh lebih singkat. Seirig berkembangnya zaman, media-media komunikasi banyak yang mengalami perubahan yang bertujuan untuk mempermudah rutinitas sehari-hari selain untuk berkomunikasi antar sesama. Banyak software-software di ponsel yang menjadi pendukung efektifitas berkomunikasi. Contohnya adalah penggunaan jejaring sosial facebook. Dengan adanya media sosial facebook, kita dapat bertemu kembali dengan teman-teman lama dari dunia maya, kita dapat berkomunikasi jarak jauh, fasilitasnya banyak dan menarik sehingga kita tidak bosan untuk menggunakannya, kita dapat menukar pikiran dengan mudah, kita dapat mengomentari setiap omongan atau status orang lain,  pertukaran informasi difasilitasi dengan sangat baik, untuk memberitahukan ide-ide atau selogan kita, dan juga untuk mengiklankan suatu produk perusahaan. Selain facebook, banyak perangkat lunak lainnya yang mendukung efektifitas berkomunikasi di ponsel, seperti Yahoo mail, line, we chat, dan lain sebagainya.

3.      Mendapatkan Layanan Bank Yang Dengan Sangat Mudah.
            Sebelum berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, proses transaksi keuangan dilakukan secara konvensional. Nasabah harus mendatangi Bank untuk bertransaksi, begitu pula apabila akan dilakukan trnasaksi jual beli, pihka pembeli harus bertemu dengan pihak penjual untuk kemudian bertransaksi secara langsung. Namun, sekarang ini, proses transaksi sudah bisa dilakukan melalui berbagai cara, yakni bisa melelui ATM, SMS Banking dan E-Banking. Dengan cara- cara ini, maka kedua belah pihak yang terlibat transaksi tidak harus bertemu.

4.      Membantu Mempercepat Pekerjaan Manusia
            Dengan menggunakan teknologi komunikasi, pekerjaan manusia akan menjadi lebih cepat dan mudah. Misalnya, proses pembuatan proposal yaysan sosial, apabila menggunakan mesin ketik, maka diperlukan waktu yang lama dan dengan keakuratan yang rendah. Lain halnya apabila dikerjakan dengan menggunakan komputer, internet dan printer untuk mencetaknya, pekerjaan ini akan menjadi lebih cepat dan akurat untuk menyusun proposal yang akan dikerjakan.

5.      Mempermudah Sistem Administrasi
            Sistem administrasi tanpa menggunakan bantuan teknologi informasi dan komunikasi akan menjadi lambat dan membutuhkan tempat yang besar. Dalam hal ini, misalny saja untuk proses penghitungan suara oleh KPU. Dalam hitungan jam saja, sudah bisa terakumulasi total suara dalam satu negara. Betapa besar manfaat adanya teknologi ini. Bisa dibayangkan seandainya tidak ada teknologi ini, mungkin diperlukan waktu hingga berbulan-bulan untuk melakukan penghitungan secara manual.




KESIMPULAN

Setiap kemajuan teknologi tentunya membawa beberapa dampak positif yang bermanfaat bagi banyak orang dan aneka kebutuhan mobilitas masing-masing. Berikut dampak positif dari alat transportasi adalah mempermudah serta mempercepat perjalanan seseorang  dari satu tempat ke tempat lainnya, membantu dalam pendistribusian berbagai jenis barang, baik milik pribadi, perusahaan dalam dan luar negeri, daerah itu menjadi lebih terkenal, baik di kalangan daerah, negara maupun internasional (pariwisata), bisa menjadi peluang usaha misalnya membuat produk alat transportasi, menyewakan alat transportasi dan peluang usaha lainnya, sehingga dapat memperkecil angka pengangguran, jarak  antar satu tempat dengan tempat lain semakin dekat , dan perjalanan menjadi lebih efisien dengan menggunakan kendaraan modern
Munculnya teknologi  komunikasi dan informasi membawa dampak positif. Dan berikut dampak positifnya akan lebih cepat mendapatkan informasi- informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet, kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone, mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah, membantu mempercepat pekerjaan manusia, dan mempermudah sistem administrasi.


SARAN

            Meskipun banyak dampak positif dari penggunaan teknologi transportasi dan komunikasi modern, sebagai manusia patutnya membatasi diri juga menyikapi dalam menggunakannya agar tidak merugikan diri sendiri maupun lingkungannya.

Senin, 07 Juli 2014

Penataan Tempat Duduk Siswa


A.     Pengaturan Tempat Duduk





























Umpamanya, dikelas terdapat 40 siswa, maka penataan tempat duduk siswa saat guru mengajar yaitu penataan meja berbaris, 5 baris yang dibagi menjadi empat kolom sebelah kiri, dua kolom tengah dan kolom sebelah kanan.

















*Gambar : Penataan tempat duduk siswa dikelas

Keterangan :
Meja Guru











               Meja siswa









                Papan Tulis 




                       


                         







B.  Pengaturan Kondisi Fisik Siswa
    Apabila siswa dengan pengelihatan atau pendengaran yang kurang jelas, maka guru dapat mengatur tempat duduk siswa didepan.
Pengaturan tempat duduk sesuai ukuran tinggi badan siswa, apabila siswa ada yang tinggi maka guru dapat menempatkannya di bangku paling belakang, begitu pula sebaliknya.

        C.     Pengaturan Intelegensi Siswa
Pengaturan tempat duduk siswa dapat diurutkan sesuai prestasi yang diraih siswa sebelumnya, apabila siswa mendapat predikat berprestasi, maka guru dapat menempatkannya dibangku paling belakang, dan berurutan hingga siswa yang kurang berprestasi duduk dibangku paling depan.

Prosedur Manajemen Kelas

Prosedur manajemen kelas dibagi atas 2 sifat, yaitu sifat preventive dan sifat kuratif.
A. Sifat Preventive (Pencegahan)
            Tindakan ini harus dilakukan sebelum terjadi penyimpangan dan berakibat pada terganggunya situasi dan kondisi di dalam kelas pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung.
1. Peningkatan Kesadaran Diri Sebagai Guru
a.       Guru harus sadar akan tanggung jawabnya untuk mengkondisikan kelas dan mengarahkan siswa dengan baik.
b.      Guru bertanggung jawab dengan pengajaran yang diberikan siswa agar siswa sepenuhnya paham akan materi tersebut dan guru bertanggung jawab mengontrol situasi dan kondisi kelas agar siswa nyaman dalam menerima pengajaran dikelas.
c.       Guru memegang pengendalian penuh atas seluruh aktifitas siswa didalam kelas. Guru harus dapat memahami karakteristik siswa untuk pemberian pelajaran sesuai dengan rata-rata karakteristik siswa tersebut agar penyampaian materi dapat terserap dengan baik oleh siswa.
2. Peningkatan Kesadaran Peserta Didik
a.       Guru juga berperan dalam meningkatkan kesadaran peserta didik didalam kelas.
b.      Dengan diberlakukan peraturan dan tata tertib, diharapkan siswa dapat mengikuti segala peraturan didalam kelas agar bisa terciptanya suasana yang kondusif didalam kelas.
c.       Selain mengikuti peraturan, siswa juga harus berkonsentrasi dan menyimak segala pengajaran guru agar penyampaian pengajaran bisa langsung tertuju pada siswa dan membuat siswa paham dengan materi ajaran tersebut.
3.      Sikap Polos dan Tulus Dari Guru
a.       Seorang guru hendaknya bersikap polos dan tulus terhadap peserta didik.
b.      Sikap ini bertujuan agar dalam bertindak guru tidak boleh berpura-pura bersikap dan juga guru harus bertindak apa adanya.
c.       Guru dengan sikap dan kepribadiannya sangat mempengaruhi lingkungan belajar karena tingkah laku, cara menyikapi, dan tindakan guru merupakan stimulus yang akan direspon atau diberikan reaksi oleh para peserta didik. Misalnya, sebagai guru haruslah sabar dan luwes dalam menangani siswa.
d.      Siswa diperlakukan dengan baik dikelas, disayangi dan dianggap sebagai sahabat, maka siswa akan senang dan suka kepada pengajaran yang diberikan kepada guru disamping siswa menyukai keluwesan guru tersebut.
 4.   Mengenal dan Menemukan Alternatif Pengelolaan
a.       Untuk mengenal dan menemukan alternatif pengelolaan, maka hal ini menuntut guru harus melakukan identifikasi berbagai penyimpangan tingkah laku peserta didik yang sifatnya individual maupun kelompok
b.      guru harus mengenal dan melakukan pendekatan manajemen kelas yang di anggap tepat untuk mengatasi suatu situasi atau dengan pendekatan pilihannya. Misalnya apabila ada siswa yang suka mencuri, maka guru harus menindak lanjuti dengan konsekuensi hukuman yang berlaku pada tata tertib, dan guru dapat mendatangkan orang tua siswa apabila siswa sulit diberi pengertian dan belum jera atas hukuman yang sudah diberikan.
 5.   Menciptakan Kontrak Sosial
a.       Penciptaan kontrak sosial pada dasarnya berkaitan dengan standar tingkah laku serta memberikan gambaran tentang fasilitas beserta keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan peserta didik
b.      Standar tingkah laku ini di bentuk melalui kontrak sosial antara sekolah atau guru dan peserta didik.
c.       Dalam penciptaan kontrak sosial didalam kelas, norma peranannya sangat besar. Misalnya guru mengajarkan bahwa bertenggang rasa, menghormati kepada sesama itu sangat penting dalam kehidupan bersosialisasi.
d.      Dengan penyampaian tersebut, tujuannya adalah siswa dapat bersosialisasi dengan baik, dapat terjalinnya keakraban didalam kelas, kekompakan dan dapat menghormati baik kepada orang yang lebih tua maupun teman sebayanya.

B. Sifat Kuratif (Penyembuhan)
            Merupakan tindakan terhadap tingkah laku yang menyimpang yang sudah terlanjur terjadi penyimpangan agar penyimpangan itu tidak berlarut-larut agar kelas tetap dalam kondisi yang kondusif.
1.         Mengidentifikasi Masalah
a.       Guru mengidentifikasi jenis-jenis penyimpangan siswa. Saat guru menerangkan tentang operasi bilangan bulat, siswa ramai sendiri, sibuk dengan gadgetnya dan tidak bisa diatasi.
b.      Mengetahui latar belakang yang membuat siswa melakukan penyimpangan tersebut. Saat guru menerangkan, kemungkinan siswa sudah jenuh dengan materi yang disampaikan.
2.         Menganalisis Masalah
a.       Dari menidentifikasi masalah tersebut pada siswa, maka guru dapat menganalisis masalah untuk menemukan alternatif pemecahan masalah pada siswa. 
b.      Dari masalah-masalah yang timbul dalam kelas diatas, pertama dari siswa yang ramai sendiri, mungkin guru harus diam sejenak, maka siswa akan mengerti bahwa dirinya harus diam, Kedua Guru memerintahkan untuk diam, dan terakhir apabila masih ramai, maka guru bisa menerapkan metode memukul meja dengan spidol sebagai tanda untuk segera diam.
c.       Yang kedua pemecahan siswa yang sibuk dengan gadgetnya. Tindakan guru harus tegas mematikan gadged sebelum pelajaran dimulai, apabila masih saja bermain gadged, maka guru terpaksa untuk mengambilnya sementara waktu dan mengembalikannya setelah pelajaran usai, dengan catatan siswa tersebut tidak boleh mengulanginya lagi.
d.      Yang ketiga, apabila siswa sudah jenuh atau bosan dengan materi yang diajarkan, maka guru menerapkan metode senam kecil, untuk merilekskan otot-otot yang tegang atau dengan nyanyian yang menghibur dengan cara dinyanyikan bersama-sama dan juga guru bisa bercanda dengan siswa-siswanya, akan tetapi bercanda masih dalam topik pembelajaran dan masih dalam batas-batas yang ditentukan.
3.         Alternatif Pemecahan Masalah
Dari pengidentifikasian masalah, guru dapat mengambil alternatif pemecahan masalah dari sudut pandang penyimpangan siswa tersebut.
a.       Apabila penyimpangan siswa masih dikategorikan penyimpangan ringan, maka guru hanya perlu menasehati dan memperingati siswa agar siswa tidak melakukan penyimpangan lagi
b.      apabila penyimpangan siswa dikategorikan penyimpangan medium, maka guru bisa memberlakukan konsekuensi hukuman apabila siswa masih bandel.
c.       Apabila penyimpangan dikategorikan berat, maka siswa bisa disalurkan ke Bimbingan Konseling dan apabila masih bandel maka perlu di didatangkan orang tua siswa tersebut, untuk memberitaukan penyimpangan siswa dan mendiskusikan solusi yang terbaik.
4.         Evaluasi
a.       Kegiatan ini untuk memonitoring kegiatan-kegiatan yang sudah dilaksanakan, apakah sudah baik apa ada perbaikan lagi.

b.      Apabila masih ada yang perlu diperbaiki, maka guru dapat berdiskusi kepada guru yang lebih berpengalaman untuk menemukan solusi terbaik dalam perbaikan.